Menurut hubungan strukturnya, morfem dapat dibedajan menjadi tiga macam yaitu morfem bersifat aditif (tambahan), bersifat replasif(penggantian), dan bersifat substraktif(pengurangan).
a. Morfem yang bersifat aditif yaitu morfem-morfem yang biasa yang pada umumnya terdapat pada semua bahasa.
contoh : putra tunggal-nya sakit. => "nya" itu sifat aditif/tambahan.
b. Morfem yang bersifat replasif yaitu morfem-morfem berubah bentuk atau berganti bentuk dari morfem asalnya. Perubahan bentuk itu di sebabkan oleh perubahan waktu atau perubahan jumlah.
Contoh : /f...t/ => kata foot dibaca fud.
Pada kata mouse dibaca mous.
c. Morfem bersifat substraktif, misalnya terdapat dalam bahasa perancis. Dalam bahasa ini, terdapat bentuk ajektif yang dikenakan pada bentuk betina dan jantan secara ketatabahasaan.
contoh:
.bentuk-bentuk yang 'bersifat jantan' adalah 'bentuk betina' yang dikurangi kosonan akhir. Jadi dapat dikatakan bahwa pengurangan konsonan akhir itu merupakan morfem jantan.
Senin, 31 Oktober 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar