Aku diam tak byk bicara. Bukan karna aku bisu. Bukan karna aku membencimu. Tapi.. Karna aku MALU. Jika kau melihat rona merah dipipiku. Menatapmu pun membuat lidahku kelu.
Aku diam dalam tawa. Bukan karna aku gila. Tapi karna aku tak kuasa. Senyumu membuatku terlena.
Aku hanya bisa berharap, berusaha dan berdoa. Aku menikmati semuanya.
Mengingat kamu, berkomunikasi dg km, merespon kamu.. karna aku tahu, kini kamulah perjalanan hatiku.
Sekedar kata "HALLO" dari kamu, ternyata membuatku berbeda. Kamu melengkapi makna hidupku. Melengkapi ratusan arti semangatku.
Aku belum bisa melukiskanmu dalam satu potret atau tulisan yg mungkin sangat sederhana. Karna km terlalu indah. Bukan karna ketampananmu, bukan karna kepintaranmu. Tapi, karna alasan yg aku sendiri tak tahu.
Kamu selalu ingin tahu arti setiap perkataanku, pemikiranku, bahasaku, dan mungkin rahasia hidupku.
Kamu begitu ambigu, begitu abu2, membuatku bertanya tentang byk hal. Membuatku berusaha membaca dan menjadi sosok yg lebih mengerti.
Jika kamu mencintai seorang wanita, aku ikhlas. Aku ingin sekali mengetuk pintu hatimu lalu kamu membukanya untukku. Tapi, itu bukanlah tujuanku sebenarnya. Karna aku sedang mempersiapkan diri untk mjd yg terbaik bagimu atau mungkin lainnya yg mjd pelabuhan hatiku kelak. Sehingga dy merasa beruntung memiliku seutuhnya.
Aku bukanlah seseorang yg suka dg perasaan menggebu-gebu. Aku lebih suka beradu dg buku" bacaanku. Karna dari merekalah aku mengerti arti mencintaimu.
Aku tak akan terus menunjukan perhatianku. Aku lebih suka mengendalikan diriku seperti biasa. Karna kamu masih di posisi yg sm,sahabatku, temanku, berbagi cerita sedikit ttg hidupku.
Walau km bersemayam di hatiku, kini atau selamanya. Tapi, kuyakinkan cintaku ke kamu tak akan pernah melebihi cintaku pd TUHANku sendiri. Itu pasti !!!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar